RESPIRASI SEL

5 01 2010

Kegiatan Sel

Kegiatan sel salah satunya adalah respirasi atau pernafasan bagi sel untuk memperoleh energi, respirasi itu sendiri di baghi atas:

Respirasi Aerob

merupakan penguraian senyawa karbohidrat (dalam hal ini glukosa), menjadi  karbondioksida(CO2) dan air(H2O), dengan bantuan oksigen

respirasi aerob menghasilkan 38 ATP, dikurangi dua ATP yang terpakai sehingga menjadi 36 ATP

Respirasi Anaerob

merupakan pemecahan senyawa tanpa memerlukan oksigen bebas

Respirasi Aerob

Yang termasuk kedalam respirasi aerob adalah glikolisis, siklus krebs, dan transpor elektron.

Glikolisis terjadi di dalam sitoplasma, siklus krebs terjadi di mitokondria, sedangkan transpor elektron terjadi di dalam ruang intermembran/membran dalam sitoplasma

Glikolisis terjadi didalam sitoplasma sel, meskipun secara garis besar respirasi aerob membutuhkan oksigen, uniknya tahap glikolisis berlangsung secara anaerob. Glikolisis terdiri atas 10 tahapan reaksi yang melibatkan enzim yang  berbeda-beda.

Tahapan Dalam Glikolisis

Tahapan dalam glikolisis terbagi atas

  1. Tahap investasi energi

_ Glukosa memasuki sel dan difosforilasi, gugus fosfat ditransfer dari ATP ke gula.

_ Glukosa yang memiliki gugus fosfat tersebut (Glukosa-6 fosfat) disusun ulang menjadi isomernya (fruktosa 6-fosfat)

_ Gugus fosfat ditambahkan ke gula, sehingga terbentuk Fruktosa 1.6 difosfat

_ Fruktosa 1,6 difosfat yang memiliki fosfat dikedua ujungnya dipecah menjadi gula berkarbon tiga yang berbeda, yaitu Gliseral 3 phospat.

2.Tahap pembayaran Energi

_  Gliseraldehid 3 fosfat dioksidasi dengan mentransfer elektron dan H+ dan NAD+, yang membentuik NADH

_  Gugus fosfat yang ditambahkan dalam tahap sebelumnya di transfer ke ADP sehingga terbentuk ATP dan molekul 1,2 difosfogliserat menjadi 3 fosfogliserat yang telah kehilangan satu gugus fosfat

_  Gugus fosfat pada 3-fosfogliserat dipindahkan posisinya membentuk 2 fosfogliserat

_  Sebuah molekul air dari 2-fosfogliserat di keluarkan, sehingga yang tersisa menjadi fosfoenol piruvat

_  Gugus fosfat dalam fosfoenolpiruvat ditransfer ke ADP  sehingga terbentuk ATP DAN MOLEKUL ASAM PIRUVAT

Siklus Krebs

Setelah asam piruvat terbentuk, dua molekul ini akan masuk ke mitokondria dan memasuki siklus krebs yang terjadi di mitokondria

Tahapan Siklus Krebs

  1. Bagian koenzim-A terpisah dari asetil koA sedangkan sisanya yaitu bagian asetil berkarbon 2, bergabung dengan asam oksaloasetat yang telah berada didalam mitokondria.
  2. Asam sitrat diubah menjadi isomernya yaitu isositrat
  3. Isositrat kemudian kehilangan 1 molekul CO2, senyawa yang tersisa teroksidasi , sehingga mereduksiNAD+ menjadi NADH dan terbentuklah asam ketoglutarat
  4. Asam ketoglutarat kehilangan 1 molekul CO2, senyawa yang tersisa teroksidasi, sehingga mereduksi NAD+ menjadi NADH, kemudian senyawa yang terbentuk berikatan dengan koenzim A membentuk suksinil koA
  5. Suksinil ko segera kehilangan koenzim A dan terjadi fosforilasi tingkat substrat dimana satu gugus fosfat ditambahkan ke molekul ADP sehingga terbentuk ATP
  6. Asam suksinat mereduiksi dan memindahkan 2 atom H+ ke FAD untuk membentuk FADH2, senyawa yang terbentuk adalah fumarat
  7. Asam fumarat mendapat satu molekul air menjadi asam malat
  8. Asam malat teroksidasi sehingga mereduksi NAD+ menjadi NADH dan terbentuklah asam oksaloasetat

Setelah melalui Siklus Krebs, tahap terakhir dari respirasi adalah transpor elektron, elektroN yang masuk ke rantai berasal dari NADH dan FADH,,,

Transpor elektron mensintesis ATP melalui Kemiosmosis. Sebagian besar komponen dalam transpor elektron adalah protein

Hubungan siklus krebs dan transpor elektron

Kegiatan Sel

Kegiatan sel salah satunya adalah respirasi atau pernafasan bagi sel untuk memperoleh energi, respirasi itu sendiri di baghi atas:

Respirasi Aerob

merupakan penguraian senyawa karbohidrat (dalam hal ini glukosa), menjadi  karbondioksida(CO2) dan air(H2O), dengan bantuan oksigen

respirasi aerob menghasilkan 38 ATP, dikurangi dua ATP yang terpakai sehingga menjadi 36 ATP

Respirasi Anaerob

merupakan pemecahan senyawa tanpa memerlukan oksigen bebas

Respirasi Aerob

Yang termasuk kedalam respirasi aerob adalah glikolisis, siklus krebs, dan transpor elektron.

Glikolisis terjadi di dalam sitoplasma, siklus krebs terjadi di mitokondria, sedangkan transpor elektron terjadi di dalam ruang intermembran/membran dalam sitoplasma

Glikolisis terjadi didalam sitoplasma sel, meskipun secara garis besar respirasi aerob membutuhkan oksigen, uniknya tahap glikolisis berlangsung secara anaerob. Glikolisis terdiri atas 10 tahapan reaksi yang melibatkan enzim yang  berbeda-beda.

Tahapan Dalam Glikolisi

Tahapan dalam glikolisis terbagi atas

  1. Tahap investasi energi

_ Glukosa memasuki sel dan difosforilasi, gugus fosfat ditransfer dari ATP ke gula.

_ Glukosa yang memiliki gugus fosfat tersebut (Glukosa-6 fosfat) disusun ulang menjadi isomernya (fruktosa 6-fosfat)

_ Gugus fosfat ditambahkan ke gula, sehingga terbentuk Fruktosa 1.6 difosfat

_ Fruktosa 1,6 difosfat yang memiliki fosfat dikedua ujungnya dipecah menjadi gula berkarbon tiga yang berbeda, yaitu Gliseral 3 phospat

2.Tahap pembayaran Energi

_  Gliseraldehid 3 fosfat dioksidasi dengan mentransfer elektron dan H+ dan NAD+, yang membentuik NADH

_  Gugus fosfat yang ditambahkan dalam tahap sebelumnya di transfer ke ADP sehingga terbentuk ATP dan molekul 1,2 difosfogliserat menjadi 3 fosfogliserat yang telah kehilangan satu gugus fosfat

_  Gugus fosfat pada 3-fosfogliserat dipindahkan posisinya membentuk 2 fosfogliserat

_  Sebuah molekul air dari 2-fosfogliserat di keluarkan, sehingga yang tersisa menjadi fosfoenol piruvat

_  Gugus fosfat dalam fosfoenolpiruvat ditransfer ke ADP  sehingga terbentuk ATP DAN MOLEKUL ASAM PIRUVAT

Siklus Krebs

Setelah asam piruvat terbentuk, dua molekul ini akan masuk ke mitokondria dan memasuki siklus krebs yang terjadi di mitokondria

Tahapan Siklus Krebs

  1. Bagian koenzim-A terpisah dari asetil koA sedangkan sisanya yaitu bagian asetil berkarbon 2, bergabung dengan asam oksaloasetat yang telah berada didalam mitokondria.
  2. Asam sitrat diubah menjadi isomernya yaitu isositrat
  3. Isositrat kemudian kehilangan 1 molekul CO2, senyawa yang tersisa teroksidasi , sehingga mereduksiNAD+ menjadi NADH dan terbentuklah asam ketoglutarat
  4. Asam ketoglutarat kehilangan 1 molekul CO2, senyawa yang tersisa teroksidasi, sehingga mereduksi NAD+ menjadi NADH, kemudian senyawa yang terbentuk berikatan dengan koenzim A membentuk suksinil koA
  5. Suksinil ko segera kehilangan koenzim A dan terjadi fosforilasi tingkat substrat dimana satu gugus fosfat ditambahkan ke molekul ADP sehingga terbentuk ATP
  6. Asam suksinat mereduiksi dan memindahkan 2 atom H+ ke FAD untuk membentuk FADH2, senyawa yang terbentuk adalah fumarat
  7. Asam fumarat mendapat satu molekul air menjadi asam malat
  8. Asam malat teroksidasi sehingga mereduksi NAD+ menjadi NADH dan terbentuklah asam oksaloasetat

Setelah melalui Siklus Krebs, tahap terakhir dari respirasi adalah transpor elektron, elektroN yang masuk ke rantai berasal dari NADH dan FADH,,,

Transpor elektron mensintesis ATP melalui Kemiosmosis. Sebagian besar komponen dalam transpor elektron adalah protein

Rantai Transpor elektron merupakan kumpulan molekul yang tertanam didalam membran dalam mitokondria Allah SWT menciptakan mitokondria dalam bentuk lipatan-lipatan kedalam (invaginasi) sehingga memperluas permukaannya bagi banyak transpor elektron.dengan demikian dapat dihasilkan molekul ATP yang banyak secara bersamaan

Subhanallah…

Respirasi Anaerob

Yang termasuk kedalam respirasi anaerob adalah fermentasi alkohol, fermentasi asam laktat dan fermentasi asam cuka

Pada respirasi anaerob energi yang dihasilkan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan respirasi aerob, karena setiap satu molekul glukosa hanya menghasilkan 2 molekul ATP

Tahap-tahap fermentasi alkohol

Fermentasi alkohol dimulai dengan proses glikolisis yang menghasilkan asam piruvat.

Setiap asam piruvat akan diubah menjadi asetaldehida dengan membebaskan CO2.

NADH yang dihasilkan selama glikolisis akan membebaskan elektron dan H+.

H+ akan bergabung dengan asetaldehida sehingga membentuk etanol.

Pembentukan etanol tersebut dilakukan melalui dua tahap, yaitu pembebasan karbon dioksida dan pengurangan asetaldehida oleh NADH menjadi etanol.

CO2 dibebaskan dari asam piruvat agar dapat diubah menjadi asetaldehida.

Tahap-tahap Fermentasi Asam Laktat

Proses ini menghasilkan 2 molekul asam piruvat, 2 molekul NADH dan 2 molekul ATP.

Asam piruvat yang dihasilkan pada tahap glikolisis akan direduksi oleh NADH sehingga menjadi asam laktat.

About these ads

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: